Rabu, 21 November 2012

SISTEM KOMPUTER

Sistem adalah Suatu kesatuan elemen yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu kelompok dalam melaksanakan suatu tujuan pokok yang ditargetkan (Onno W. Purba : 2000 ).
Sistem komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer.
Tujuan pokok dari sistem komputer adalah untuk mengolah data menjadi informasi.
 
1.1 Klasifikasi Komputer
Klasifikasi Komputer dibagi dalam beberapa klasifikasi yaitu berdasarkan :
Jenis data yang diolah
Kemampuan Komputer
Ukuran fisik
Bidang Masalah

1.1.1 Jenis data yang diolah
a. Komputer analog (Analog computer)
Komputer analog digunakan untuk memproses data secara terus-menerus. Keluaran dari komputer jenis ini adalah dalam bentuk dial atau grafik, contohnya besaran arus listrik. Keuntungan dari komputer analog adalah dapat langsung memproses data dalam besaran fisik tanpa harus dikonversikan terlebih dahulu. Dan kerugiannya adalah komputer jenis ini kecepatannya sangat lambat

b. Komputer Digital (Digital Computer)
Komputer digital digunakan untuk memproses diskrit data (bilangan/angka yang terputus-putus) dan akan mengenali data sebagai sinyal diskrit dari tinggi rendahnya tegangan listrik. Keluaran dari komputer jenis ini bisa dalam bentuk angka,huruf dan grafik atau gambar. Komputer jenis ini sangat cocok untuk aplikasi bisnis. karena dapat menyimpan data, proses data lebih cepat, dan dapat melakukan perhitungan dengan logika.

c. Komputer Hybrid (Hybrid Computer)
Komputer hybrid adalah kombinasi antara komputer analog dengan komputer digital, sehingga komputer jenis ini dapat melakukan pengolahan data kualitatif dan kuantitatif. Komputer hybrid lebih cepat lagi di bandingkan komputer jenis digital.


1.1.2 Berdasarkan Kemampuan Komputer
a. Small Scale Computer
· Disebut small scale mainframe computer
· Kapasitas memori antara 64 KB s/d 8 MB
· Dapat menangani puluhan terminal computer yang terpisah dari pusat computer

b. Medium Scale Computer
· Disebut medium scale mainframe computer
· Kapasitas memori antara 512KB s/d 8 Mb
· Dapat menangani ratusan terminal komputer yang terpisah dari pusat computer

c. Large Scale Computer
· Disebut large scale mainframe computer atau mainframe computer
· Bentuknya besar
· Kapasitas memori antara 512 KB s/d 8 MB
· Kecepatan tinggi dan dapat menggunakan time sharing, yaitu pengguna komputer dapat menggunakan komputer secara serentak dalam waktu bersamaan.

1.1.3 Berdasarkan Ukuran Fisik
a. Komputer mini (Mini Computer)
· Kapasitas memori antara 8 MB s/d 128 MB
· Menggunakan register 8 bit, 16 bit, 32 bit, dan 64 bit
· Bersifat multi user, yaitu sebuah komputer mini dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai

b. Komputer mikro (Micro Computer)
· Disebut personal computer (PC)
· Kapasitas memori 16 KB s/d 1 MB
· Menggunakan register 8 bit, 16 bit, dan 32 bit
· Umumnya di gunakan untuk single user


1.1.4 Berdasarkan Bidang Masalah
a. Special Purpose Computer
Komputer jenis ini hanya dapat menyelesaikan satu masalah saja, sehingga hanya program tertentu saja yang dimasukkan dalam komputer ini, misalnya komputer perbankan dan komputer yang digunakan pada kilang minyak.

b. General Purpose Computer
Komputer jenis ini dapat menyelesaikan bermacam-macam masalah. Komputer yang termasuk dalam jenis ini adalah komputer digital dan analog, namun yang umum adalah komputer digital misalnya komputer untuk pendidikan dan komputer untuk bisnis

1.2 Konfigurasi Komputer

Sebelum mempelajari komputer lebih jauh ada baiknya anda mengetahui konfigurasi dasar komputer karena konfigurasi dasar komputer ini sangat berguna bagi anda yang baru belajar komputer dan konfigurasi dasar computer ini sejak pertama dibuatnya komputer hingga komputer saat ini . Komputer yang kita kenal saat ini terbagi menjadi 3 bagian (Robert C. Brenner : 1995):

1.2.1 Hardware (perangkat keras)
Hardware yaitu peralatan dalam bentuk fisik yang menjalankan sistem komputer. Hardware digunakan sebagai media untuk menjalankan software. Perangkat keras terdiri dari:

a. Input device
Alat yang digunakan untuk memasukkan data atau instruksi ke dalam computer. Input device sesuai dengan namanya hanya digunakan untuk memasukkan data atau instruksi ke dalam CPU.
Contoh: keyboard, mouse, dll

b. Process device
Alat yang digunakan untuk melaksanakan kumpulan-kumpulan instruksi yang akan ditujukan untuk menghasilkan suatu hasil tertentu yang dikehendaki. Process device dapat melakukan tugasnya jika ada masukan dari input device baik berupa data atau instruksi.
Alat pada proses ini disebut CPU (Central processing Device)

c. Output device
Alat yang digunakan digunakan untuk menampilkan laporan hasil pengolahan dari input baik ditampilkan pada layar monitor ataupun cetak pada media lain.
Contoh: monitor, printer, dll

1.2.2 Software (perangkat lunak)
Yaitu rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dikehendaki. Perangkat lunak ini dijalankan pada process device jika mendapatkan respon massukan dari input device dan hasil proses yang dilakukan oleh perangkat lunak dikeluarkan dengan output devise.
Contoh: DOS, Microsoft Windows, Unix, dan Linux

1.2.3 Brainware (perangkat pikir)
Yaitu orang yang menggunakan komputer. Orang tersebut harus mempunyai kemampuan minimal dapat memasukkan data dan mengeluarkan informasi. Perangkat fikir sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu proses yang dilakukan pada process device, karena computer hanya akan bekerja jika mendapatkan instruksi yang diberikan oleh perangkat fikir.
Contoh: operator, programmer, dan system analyst
Sistem adalah Suatu kesatuan elemen yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu kelompok dalam melaksanakan suatu tujuan pokok yang ditargetkan (Onno W. Purba : 2000 ).
Sistem komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer.
Tujuan pokok dari sistem komputer adalah untuk mengolah data menjadi informasi.
1.1 Klasifikasi Komputer
Klasifikasi Komputer dibagi dalam beberapa klasifikasi yaitu berdasarkan :
Jenis data yang diolah
Kemampuan Komputer
Ukuran fisik
Bidang Masalah

1.1.1 Jenis data yang diolah
a. Komputer analog (Analog computer)
Komputer analog digunakan untuk memproses data secara terus-menerus. Keluaran dari komputer jenis ini adalah dalam bentuk dial atau grafik, contohnya besaran arus listrik. Keuntungan dari komputer analog adalah dapat langsung memproses data dalam besaran fisik tanpa harus dikonversikan terlebih dahulu. Dan kerugiannya adalah komputer jenis ini kecepatannya sangat lambat

b. Komputer Digital (Digital Computer)
Komputer digital digunakan untuk memproses diskrit data (bilangan/angka yang terputus-putus) dan akan mengenali data sebagai sinyal diskrit dari tinggi rendahnya tegangan listrik. Keluaran dari komputer jenis ini bisa dalam bentuk angka,huruf dan grafik atau gambar. Komputer jenis ini sangat cocok untuk aplikasi bisnis. karena dapat menyimpan data, proses data lebih cepat, dan dapat melakukan perhitungan dengan logika.

c. Komputer Hybrid (Hybrid Computer)
Komputer hybrid adalah kombinasi antara komputer analog dengan komputer digital, sehingga komputer jenis ini dapat melakukan pengolahan data kualitatif dan kuantitatif. Komputer hybrid lebih cepat lagi di bandingkan komputer jenis digital.


1.1.2 Berdasarkan Kemampuan Komputer

a. Small Scale Computer
· Disebut small scale mainframe computer
· Kapasitas memori antara 64 KB s/d 8 MB
· Dapat menangani puluhan terminal computer yang terpisah dari pusat computer

b. Medium Scale Computer
· Disebut medium scale mainframe computer
· Kapasitas memori antara 512KB s/d 8 Mb
· Dapat menangani ratusan terminal komputer yang terpisah dari pusat computer

c. Large Scale Computer
· Disebut large scale mainframe computer atau mainframe computer
· Bentuknya besar
· Kapasitas memori antara 512 KB s/d 8 MB
· Kecepatan tinggi dan dapat menggunakan time sharing, yaitu pengguna komputer dapat menggunakan komputer secara serentak dalam waktu bersamaan.

1.1.3 Berdasarkan Ukuran Fisik

a. Komputer mini (Mini Computer)
· Kapasitas memori antara 8 MB s/d 128 MB
· Menggunakan register 8 bit, 16 bit, 32 bit, dan 64 bit
· Bersifat multi user, yaitu sebuah komputer mini dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai

b. Komputer mikro (Micro Computer)
· Disebut personal computer (PC)
· Kapasitas memori 16 KB s/d 1 MB
· Menggunakan register 8 bit, 16 bit, dan 32 bit
· Umumnya di gunakan untuk single user


1.1.4 Berdasarkan Bidang Masalah
a. Special Purpose Computer
Komputer jenis ini hanya dapat menyelesaikan satu masalah saja, sehingga hanya program tertentu saja yang dimasukkan dalam komputer ini, misalnya komputer perbankan dan komputer yang digunakan pada kilang minyak.

b. General Purpose Computer
Komputer jenis ini dapat menyelesaikan bermacam-macam masalah. Komputer yang termasuk dalam jenis ini adalah komputer digital dan analog, namun yang umum adalah komputer digital misalnya komputer untuk pendidikan dan komputer untuk bisnis

1.2 Konfigurasi Komputer

Sebelum mempelajari komputer lebih jauh ada baiknya anda mengetahui konfigurasi dasar komputer karena konfigurasi dasar komputer ini sangat berguna bagi anda yang baru belajar komputer dan konfigurasi dasar computer ini sejak pertama dibuatnya komputer hingga komputer saat ini . Komputer yang kita kenal saat ini terbagi menjadi 3 bagian (Robert C. Brenner : 1995):

1.2.1 Hardware (perangkat keras)
Hardware yaitu peralatan dalam bentuk fisik yang menjalankan sistem komputer. Hardware digunakan sebagai media untuk menjalankan software. Perangkat keras terdiri dari:

a. Input device
Alat yang digunakan untuk memasukkan data atau instruksi ke dalam computer. Input device sesuai dengan namanya hanya digunakan untuk memasukkan data atau instruksi ke dalam CPU.
Contoh: keyboard, mouse, dll

b. Process device
Alat yang digunakan untuk melaksanakan kumpulan-kumpulan instruksi yang akan ditujukan untuk menghasilkan suatu hasil tertentu yang dikehendaki. Process device dapat melakukan tugasnya jika ada masukan dari input device baik berupa data atau instruksi.
Alat pada proses ini disebut CPU (Central processing Device)

c. Output device
Alat yang digunakan digunakan untuk menampilkan laporan hasil pengolahan dari input baik ditampilkan pada layar monitor ataupun cetak pada media lain.
Contoh: monitor, printer, dll

1.2.2 Software (perangkat lunak)
Yaitu rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dikehendaki. Perangkat lunak ini dijalankan pada process device jika mendapatkan respon massukan dari input device dan hasil proses yang dilakukan oleh perangkat lunak dikeluarkan dengan output devise.
Contoh: DOS, Microsoft Windows, Unix, dan Linux

1.2.3 Brainware (perangkat pikir)
Yaitu orang yang menggunakan komputer. Orang tersebut harus mempunyai kemampuan minimal dapat memasukkan data dan mengeluarkan informasi. Perangkat fikir sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu proses yang dilakukan pada process device, karena computer hanya akan bekerja jika mendapatkan instruksi yang diberikan oleh perangkat fikir.
Contoh: operator, programmer, dan system analyst
Description: klasifikasi komputer Rating: 3.5 Reviewer: Angga Bhandel ItemReviewed: klasifikasi komputer

Keunggulan dan Kekurangan Motor Injeksi

Pada tahun 2012 ini semua pabrikan motor sama-sama mengeluarkan motor teknologi injeksi bahan bakar untuk mengejar standar euro3 yang tidak ada cara lain selain mengganti pengabut bahan bakar karburator menjadi injeksi.

Kelebihan atau keunggulan dari motor yang memakai injeksi bahan bakar adalah :
  1. AIR-FUEL RATIO (AFR)lebih tepat di bandingkan karburator. Air-fuel Ratio sangat mempengaruhi kesempurnaan pembakaran di dalam mesin. Standar AFR pada motor adalah 14,7:1 yang artinya 14,7 udara dan 1 bensin. Tetapi dalam praktek AFR dapat berubah-ubah Misalnya : Pada saat kondisi mesin dingin AFR 5:1, pada saat idle AFR 11:1, Akselerasi 8:1 dan pada saat pemakaian ekonomis 40-60Km/jam AFR 16-18:1. Sehingga konsumsi bahan bakar pada motor injeksi kebih irit di bandingkan karburator.
  2. Tidak memerlukan cuk lagi. Karena pada motor injeksi ada sensor temperatur yang akan melaporkan suhu mesin ke ECM yang akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin pada suhu mesin dingin.
  3. Daya lebih besar. Karena konstruksi nosel/injektor tepat pada intake manifold sehingga campuran bahan bakar lebih homogen.
  4. Emisi gas buang rendah. Karena terjadi pembakaran sempurna pada ruang bakar, sehingga emisi gas buang yang di hasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic converter.
  5. Waktu servis lebih cepat. Karena fuel injection tehnologi berkonsep bebas perawatan, sehingga pada saat servis motor yang di bersihkan cuma pada bagian filter udara, busi dan setel klep.
Untuk kekurangan dari motor injeksi adalah :

  1. Kurang responsif. Karena memakan proses panjang dari sensor pengatur jumlah udara dan laporan dari sensor- sensor lainnya, sehingga membutuhkan waktu untuk motor berakselerasi.
  2. Kurangnya tenaga ahli. Karena termasuk tehnologi baru, tidak semua bengkel umum bisa memperbaiki motor injeksi.
  3. Sensitif terhadap benturan/guncangan. Karena semua perangkat terutama ECM memakai elektronik, rentan mati apabila mengalami guncangan keras. Ini pernah dialami oleh motor teman saya yang memakai motor pabrikan tetangga, pada saat terjatuh motor langsung mati dan tidak bisa di hidupkan kembali. Setelah di bawa ke servis center motor tersebut mengalami kerusakan pada ECM-nya, 1 juta lebih bro…
  4. Sensitif pada bahan bakar kotor. Karena ukuran dari ujung injektor berukuran micron, sistem injeksi bahan bakar pada motor gampang tersumbat oleh kotoran dan akan mempengaruhi kinerja motor.
  5. Sensitif pada kelistrikan. Karena semua kondisi motor dilaporkan oleh sensor dan sensor di hubungkan oleh kabel berkonektor. Nah konektor inilah yang sering menjadi biang keladi pelaporan sensor ke ECM menjadi kacau. Karena pengiriman laporan sensor ke ECM memakai sistem resistance atau hambatan. Apabila konektor kabel korosi akan meningkatkan resistance dan laporan dari sensor akan kacau/tidak tepat.

Perbedaan LCD dan LED


Apa itu LCD, LED dan Plasma? 
LCD singkatan dari Liquid Crystal Display. TV LCD memiliki kristal cair antara panel layar TV, yang akan diaktifkan bila arus listrik disuplai untuk itu. LED TV bekerja pada kristal cair yang sama platform, tapi cahaya berasal dari dioda pemancar cahaya (Light Emitting Diodes, LED) yang digunakan sebagai back-cahaya untuk TV ini, sedangkan TV LCD normal menggunakan lampu CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps). Sebuah TV plasma bekerja pada platform yang sama sekali berbeda. Sebuah TV plasma memiliki selembar individu sel plasma, yang bisa diaktifkan ketika listrik dilewatkan ke TV.

Dengan demikian kita dapat melihat bahwa teknologi plasma dan LCD yang sama sekali berbeda, sementara perbedaan antara LCD dan LED hanya back-cahaya, yang mereka gunakan.

Contrast Ratio

Sebuah rasio kontras adalah kemampuan TV untuk menunjukkan daerah kontras tinggi pada layar. Daerah kontras tinggi adalah warna hitam dan putih dalam gambar. Jika TV memiliki rasio kontras yang baik, hal itu menunjukkan perbedaan antara daerah gelap dan terang layar sangat baik. Pengujian rasio kontras TV adalah dengan adegan-adegan dalam gelap, di mana kebutuhan untuk membedakan warna hitam diperlukan. Kenyataan bahwa TV plasma umumnya memiliki rasio kontras yang lebih baik daripada TV

LCD dan LED. Hal ini karena TV plasma memiliki plasma pada masing-masing sel, yang secara otomatis mengubah diri mereka pada bagian-bagian yang lebih gelap dari layar. TV LCD di sisi lain memiliki satu kristal cair sehingga saat harus menampilkan gambar gelap,

CCFL harus meredup akibatnyawarna hitam tidak begitu meyakinkan. Di sisi lain, TV LCD didukung dengan lampu LED belakang memiliki sedikit tepi sebagai individu LED memutar diri ke dalam 'off' posisi di bagian gelap layar dengan demikian memberikan hitam yang lebih meyakinkan daripada TV LCD.
Hasil: Pada rasio kontras parameter, TV plasma dengan jelas telah di atas angin. LED TV yang berikutnya, disusul TV LCD yang terakhir.

Viewing Angle

Viewing angle adalah sudut dimana gambar di TV dapat dilihat. Semua TV dapat dilihat saat Anda tepat di depannya, tapi karena semua pemirsa tidak bisa duduk tepat di depan TV dan harus duduk di sekitarnya (samping kanan dan kiri), maka parameter sudut menjadi sangat penting.
Pemenang untuk titik ini lagi adalah TV plasma. Citra TV plasma tetap baik dan kokoh untuk pemirsa di hampir setiap sudut. TV LCD jatuh kembali ketika sering ada kehilangan warna dan detail, ketika TV dilihat dari sudut menyamping. LED TV meminimalkan masalah yang dihadapi oleh TV LCD karena dengan desentralisasi kembali lampu sehingga memiliki sudut pandang yang lebih luas.

Hasil: Pada parameter sudut pandang, TV plasma adalah pemenang, diikuti oleh LED TV di tempat kedua dan LCD TV di tempat terakhir.

Color

Hal ini cukup jelas bahwa warna-warna cerah dari TV akan menjadi pertimbangan penting dalam pikiran pembeli TV. Tetapi tidak ada pemenang pada parameter ini karena semua TV tampaknya menunjukkan gambar berkualitas baik. Perbedaan mungkin ada di antara dua model TV jenis yang sama atau dua merek TV yang berbeda, model harga yang lebih tinggi menunjukkan warna yang lebih baik, tetapi sebagian besar masih memiliki kualitas gambar yang sama. Dikatakan bahwa jika LED TV memiliki lampu berwarna, ia akan menampilkan gambar yang terbaik dari mereka semua, tapi hal ini masih diperdebatkan.

Hasil: Semua peringkat TV memiliki kualitas yang baik, harga yang menentukan yang lebihbaik, karena dengan harga yang lebih tinggi biasanya pewarnaan layar akan lebih baik.

Motion

LCD TV telah menunjukkan peningkatan yang besar pada parameter ini dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tidak dapat diperdebatkan bahwa teknologi plasma memiliki kelebihan di sini. Ketika layar plasma memiliki sel-sel individual yang dapat me-refresh pada tingkat yang jauh lebih cepat. Aliran gerak telah menjadi momok bagi para pembuat TV LCD untuk waktu sekarang. LED TV sebagian besar menggunakan teknologi yang sama seperti TV LCD tetapi menunjukkan kinerja yang lebih baik dari LCD TV.

Hasil: Plasma untuk sekarang,masih jawara, disusul LED TV untuk urusan gerak.

Power Consumption

Plasma TV mengkonsumsi lebih banyak tenaga daripada LCD TV, karena setiap sub-pixel dilayar harus dinyalakan. Sebaliknya, kebutuhan TV LCD lebih perlu sedikit kekuatan untuk menerangi lampu belakang. Tapi LED TV adalah pemenang titik ini karena lampu LED belakang memiliki kekuatan lebih efisien dan lebih kecil kebutuhan listriknya.

Hasil: LED TV adalah pemenang pada titik ini, diikuti oleh LCD dan plasma. 

Lifespan

Kelemahan plasma TV, yang pembuatnya berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki ini, adalah umur. Kualitas dan kecerahan layar plasma mengambil pemukulan dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi plasma keluaran sekarang datang dengan lebih efisien, yang memiliki potensi untuk bertahan lebih lama. Umur dari LCD dan LED TV tergantung pada umur dari lampu belakangnya, tetapi pada rata-rata umur TV tersebut seharusnya lebih daripada plasma TV.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan selain umur adalah burn-in (terbakar). TV plasma memiliki beberapa masalah, karena memiliki potensi burn-in yang lebih besar pada layarnya. Para pembuat TV plasma mencari solusi untuk memperbaiki masalah ini juga. TV LCD dan LED jarang memiliki masalah layar terbakar.

Hasil: Pada titik ini, TV LCD telah menjadi pemenang, sementara umur dari lampu LED
belakang tetap belum diuji, sebagai teknologi yang relatif baru. Tapi plasma mencoba
untuk memperpanjang umur mendekati TV LCD.

Price

Setelah mengatakan semua ini, pada akhirnya, keputusan bagi kebanyakan orang adalah dibuat oleh label harga. Bagi banyak orang di seluruh dunia, masalah label harga jauh lebih penting daripada enam poin belumnya.
Selama bertahun-tahun, plasma telah menikmati harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan LCD, namun sebagai ukuran produksi dan permintaan LCD meningkat, harga LCD ditetapkan untuk menjadi lebih dan lebih kompetitif dengan plasma. LED TV memiliki harga yang relatif mahal sebagai teknologi yang baru dikeluarkan. Untuk ukuran kecil plasma lebih murah, namun untuk saat ini TV berukuran lebar harga murah didominasi oleh LCD TV.
Hasil: Plasma adalah nomor 1 untuk TV ukuran kecil (dibawah 32 inchi), tetapi TV di atas 32 inchi lebih murah LCD. TV LED saat ini masih berharga 2 kali lebih mahal dari LCD untukukuran yang sama.


Ada juga yang mengatakan Perbedaan LCD dan LED sebagai berikut:
  • LCD lebih rendah radiasinya
  • LCD lebih hemat energi
  • LCD lebih compact

LCD adalah teknologi paling populer yang dipakai di TV, ponsel, dan juga monitor komputer layar datar. Namun sesungguhnya LCD tidaklah menyajikan image dengan kualitas terbaik.

LED adalah singkatan dari Light Emiting Dioda, merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N juga melepaskan energi berupa energi panas dan energi cahaya.

LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.Pada saat ini warna-warna cahaya LED yang banyak ada adalah warna merah, kuning dan hijau.LED berwarna biru sangat langka.

Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam memilih LED selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan disipasi daya-nya. Rumah (chasing) LED dan bentuknya juga bermacam-macam, ada yang persegi empat, bulat dan lonjong.





Gambar LCD Monitor



 Gambar LED Monitor
 
reference: electronicglobal.com

CONTOH DESAIN JARINGAN LAN

Cara membuat suatu LAN yang sederhana untuk satu atau dua buah server dan hingga 12 buah workstation relatif sangat mudah dilakukan. Cukup dengan menghubungkan server dan workstation tersebut dengan suatu HUB atau Switch, maka kita sudah dapat membuat suatu LAN yang dapat bekerja dengan baik.
Namun jika jumlah server dan workstation berjumlah banyak dan berada di lantai atau gedung yang berlainan, seperti jaringan untuk kampus dan hotel, maka perencanaan atau desain suatu LAN tidaklah terlalu mudah. Banyak faktor-faktor yang harus kita perhatikan agar LAN dapat bekerja dengan baik dan dapat mengatasi arus lalulintas data. Faktor-faktor tersebut antara lain:
  1. Bagaimana membuat jalur yang dapat berfungsi secara optimal? 
  2. Bagaimana memberi prioritas pada jaringan tertentu?
  3. Bagaimana agar beban atau bandwidth jaringan seimbang?
  4. Bagaimana mengamankan jaringan?
  5. Bagaimana menentukan jalur alternatif jika terjadi kemacetan atau kesalahan dalam jaringan?
Pada dasarnya perancang jaringan komputer yang baik harus mengikuti beberapa prinsip sebagai berikut:
  • Perhitungkan bandwidth yang dibutuhkan, yang sangat penting agar backbone jaringan dapat menunjang pengiriman data antarsegmen. Hal ini dilakukan dengan menentukan jumlah maksimum workstation dalam satu segmen, atau menentukan jenis peralatan dan protokol jaringan yang tepat.
  • Pelajari aplikasi yang digunakan oleh pemakai, misalnya pemakaian database dengan client-server dimana penggunaan sumber daya yang efektif adalah sangat penting. Misalnya berapa jumlah koien yang dapat berhubungan dengan server.
  • Perhatikan jalur-jalur kritis di mana jika jalur tersebut terputus maka hubungan ke suatu segmen jaringan bisa dialihkan ke jalur alternatif atau backup.
  • Perhatikan keseimbangan beban di jaringan (load balance), di mana jalur ganda dapat digunakan bergantung pada beban jaringan.
  • Pergunakan model desain hierarki dalam mendesain suatu jaringan yang kompleks.
Model desain hierarki yang disebutkan diatas adalah suatu model untuk mendesain jaringan komputer yang banyak dipakai oleh para perancang jaringan, dengan model ini jaringan dibagi dalam tiga lapisan yang berdiri sendiri-sendiri dan mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Dengan menggunakan model desain hierarki ini desain jaringan menjadi lebih mudah, karena perancang jaringan dapat memfokuskan perhatiannya pada suatu lapisan tertentu dan pelacakan kesalahan juga lebih mudah. Ketiga lapisan model hierarki tersebut adalah:

Lapisan Inti (Core)
Lapisan ini merupakan backbone (tulang punggung) jaringan. Dalam lapisan ini, data-data diteruskan secepatnya dengan menggunakan metode dan protokol jaringan yang tercepat misalnya Fast Ethernet 100 Mbps, Gigabit Ethetnet, FDDI atau ATM. Untuk toleransi kesalahannya dipergunakan peralatan dan jalur ganda. Dalam jaringan ini kita tidak boleh melakukan penyaringan/filter paket data karena dapat memperlambat transmisi data tersebut.

Lapisan Distribusi (Distribution)
Dalam lapisan ini diadakan pembagian atau pembuatan segmen-segmen beradasarkan peraturan yang akan dipakai oleh suatu perusahan, di mana misalnya jaringan dibagi atas departemen-departemen atau workgroup.
Dalam lapisan ini penyaringan/filter data akan dilakukan untuk pembatasan berdasarkan domain collison, pembatasan dari broadcast dan untuk keamanan jaringan. VLAN juga dapat dibuat di lapisan ini untuk menciptakan segmen logika.

Lapisan Akses (Access)
Dalam lapisan akses ini komputer pemakai dihubungkan untuk melakukan akses ke jaringan. Dalam lapisan ini penyaringan/filter data yang lebih spesifik dapat dilakukan untuk pencegahan akses ke suatu komputer tertentu.
Contoh-contoh jaringan dengan model desain hierarki dapat dilihat pada gambar-gambar berikut:




Selain contoh diatas saya juga memberikan suatu desain sederhana untuk jaringan sebuah hotel yang memiliki dua tower dengan masing-masing tower terdiri dari enam lantai.


Dalam desain tersebut media komunikasi yang digunakan berupa fiber optik untuk menghubungkan Switch Core dengan Switch Ditribusi, Kabel UTP Category 6 untuk menghubungkan Switch Ditribusi dengan Switch Akses dan Kabel UTP Category 5e untuk menghubungkan Switch Akses ke Workstation.

Membuat Biogas Sederhana



Bereksperimen Sederhana Membuat Biogas.
Saudara sekalian, biogas adalah gas yang diperoleh dari sampah tanaman, kotoran hewan, dan lain sebagainya yang dapat membusuk. Biogas dapat kita manfaatkan untuk energi. Antara lain untuk memasak.
Ada cara mudah dan sederhana bagi yang ingin mengetahui tentang biogas dan pemanfaatannya. Alat yang dibutuhkan pun ada disekitar kita. Dalam kesempatan ini, saya mencoba menjelaskan secara sederhana mungkin bagaimana cara membuat biogas dengan alat dan bahan disekeliling kita.

Alat/Bahan yang dibutuhkan:
1. Galon air mineral
2. Pisau untuk melubangi tutup galon
3. Pipa logam kecil denga diameter kira-kira 1 cm
4. Selang plastik aquarium dengan diameter 1 cm
5. Air.
6. Eceng gondong atau sisa sayuran mentah dari dapur.
Cara membuatnya:

1. Masukkan eceng gondok atau sisa sayuran sampai 1/2 galon.
2. Isilah galon tersebut dengan air secukupnya lalu tutup yang rapat (jangan sampai ada lubang sedikit pun).
3. Simpan selama 7 hari
4. Siapkan pipa logam dengan diameter 1 cm sepanjang 10 cm dan 20 cm (2 buah)
5. Siapkan selang plastik aquarium dengan diameter 1 cm, sepanjang 1 meter.
6. Lubangi tutup galon air mineral sedikit saja (Jangan dibuka tutupnya agar gas tidak hilang/habis menguap).
7. Lalu tusukkan pipa logam pada tutup tersebut.
8. Kemudian sambungkan selang palstik ke pipa logam pada tutup galon tersebut.
9. Di ujung selang satunya, sambungkan pipa loga 20 cm.
10. Sulutlah dengan korek api.
Jika pembusukannya baik, maka pasti akan menyala.

Pemanfaatan:

Dalam kapasitas yang lebih besar, misalnya menggunakan drum bekas minyak, dapat digunakan untuk bahan bakar kompor gas dengan biogas ini. Mudah ?,

Catatan: Bila belum berhasil, mungkin terdapat kekurangan bakteri pada sisa sayurannya. Untuk itu dapat ditambah bakteri methanogen yang produknya berupa gas methana (CH4). Tetapi biasanya tanpa ditambah bakteri itu tetap dapat memproduksi biogas.
Selamat Bereksperimen.

Peringatan: Bagi adik-adik yang ingin mencoba eksperimen di atas, mohon meminta bimbingan kakak, orang tua, atau guru sekolah. Jangan sampai niat bereksperimen justru membahayakan diri dan lingkungan.

Perkembangan Komputer dari Zaman ke Zaman

GENERASI PERTAMA
Komputer generasi pertama masih sangat sederhana dan belum kompleks penggunaanya. Komputer generasi pertama belum dapat memperoses masalah-masalah yang rumit. Ukuran komputer generasi pertama sangat besar dan prosesnya pun masih lambat.
Komputer generasi pertama menggunakan tabung vakum (vacuum tube) untuk memproses dan menyimpan data. Tabung vakum berukuran seperti lampu kecil. Tabung vakum cepat panas dan mudah terbakar. Ribuan tabung vakum diperlukan untuk mengoperasikan komputer generasi pertama. Komputer generasi pertama murni berupa peralatan elektronik yang berfungsi untuk membantu ilmuwan menyelesaikan masalah perhitungan matematika secara cepat dan tepat. Ukurannya yang besar mirip komputer induk atau komputer utama.
Contoh komputer generasi pertama adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) yang dibuat oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert tahun 1946.

GENERASI KEDUA

Komputer generasi kedua menggunakan transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum, walaupun keduanya juga mudah terbakar. Pada komputer generasi kedua, diperkenalkan cara baru untuk menyimpan data, yaitu dengan penyimpanan secara magnetik. Penyimpanan secara magnetik menggunakan besi-besi lunak yang dililit oleh kawat. Kecepatan proses komputer generasi kedua lebih cepat dibandingkan generasi pertama. Awalnya, komputer generasi kedua menggunakan bahasa program tingkat tinggi, seperti FORTRAN (1954) dan COBOL (1959). Kedua bahasa program itu menggantikan bahasa mesin (low level language). Pada generasi ini, ukuran komputer lebih kecil. Komputer generasi ini digunakan untuk proses data di bidang perniagaan, universitas, dan militer.
Contoh: komputer pada generasi kedua adalah DEC PDP-8, IBM 700, dan IBM 7094.
 
GENERASI KETIGA

Komputer generasi ketiga dibuat dengan menggabungkan beberapa komponen di dalam satu tempat. tampilan dari komputer juga disempurnakan. Selain itu, pada komputer generasi ketiga penyimpanan memorinya lebih besar dan diletakkan di luar (eksternal). Penggunaan listriknya lebih hemat dibandingkan komputer generasi sebelumnya. Ukuran fisiknya menjadi lebih kecil sehingga lebih menghemat ruang. Komputer generasi ketiga juga mulai menggunakan komponen IC atau disebut chip. Komputer jenis ini dapat digunakan untuk multiprogram.
Contoh: komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan NEC PC.


GENERASI KEEMPAT

Komputer generasi keempat masih menggunakan IC/chip untuk pengolahan dan penyimpanan data. Komputer generasi ini lebih maju karena di dalamnya terdapat beratus ribu komponen transistor. Proses pembuatan IC komputer generasi ini dinamakan pengintegrasian dalam skala yang sangat besar. Pengolahan data dapat dilakukan dengan lebih cepat atau dalam waktu yang singkat. Media penyimpanan komputer generasi ini lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Komputer generasi ini sering disebut komputer mikro.
Contohnya: PC (Personal Computer). Teknologi IC komputer generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main frame. Beberapa teknologi IC pada generasi ini adalah Prosesor 6086, 80286, 80386, 80486, Pentium I, Celeron, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Dual Core, Core to Duo, Quad Core, Core i3, i5, i7, Ivy bridge (buatan Intel), dan ada juga AMD K6, Athlon dsb. Generasi ini juga mewujudkan satu kelas komputer yang disebut komputer super.
 

GENERASI KELIMA

Komputer generasi kelima memang belum terwujud karena komputer generasi ini merupakan komputer impian masa depan. Pembuatan bentuk komputer generasi kelima tentunya akan lebih kompleks. Komputer generasi kelima ini diperkirakan mempunyai lebih banyak unit pengolahan yang bekerja secara serentak untuk menyelesaikan lebih dari satu masalah dalam waktu bersamaan. Komputer generasi ini juga mempunyai memori yang besar. Komputer impian ini diperkirakan akan mempunyai kepandaian tersendiri atau dapat membuat keputusan sendiri. Sifat luar biasa komputer ini disebut sebagai kecerdasan buatan.